Akar permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia dengan tidak mengurangi arti pentingnya politik ekonomi, hukum bahkan masalah globalisasi sekalipunjustru terletak pada faktor manusianya. Ternyata manusian Indonesia tidak bermasalah dengan kecerdasannya, IQ atau otaknya, tapi yang menjadi masalah justru pada hati nuraninya dan secara eksplisit berkaitan langsung dengan jati diri dan karakternya.
Akar permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia dengan tidak mengurangi arti pentingnya politik ekonomi, hukum bahkan masalah globalisasi sekalipunjustru terletak pada faktor manusianya. Ternyata manusian Indonesia tidak bermasalah dengan kecerdasannya, IQ atau otaknya, tapi yang menjadi masalah justru pada hati nuraninya dan secara eksplisit berkaitan langsung dengan jati diri dan karakternya.
Keamanan dan ketertiban lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi saja, tapi juga dibutuhkan peran aktif warga masyarakat desadalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman, tertib, nyaman,dan tenteram.
Keamanan dan ketertiban lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi saja, tapi juga dibutuhkan peran aktif warga masyarakat desadalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman, tertib, nyaman,dan tenteram.
Pemuda biasanya mempunyai semangat juang yang tinggi, suka tantangan, tidak mudah menyerah, pekerja keras, dan oleh karena itu mereka menjadi tumpuan harapan masyarakat. Pemuda mempunyai andil besar dalam perjalanan sejarah bangsa.
Pemuda biasanya mempunyai semangat juang yang tinggi, suka tantangan, tidak mudah menyerah, pekerja keras, dan oleh karena itu mereka menjadi tumpuan harapan masyarakat. Pemuda mempunyai andil besar dalam perjalanan sejarah bangsa.
Menurut penulis terjadinya keterbelakangan umat Islam (the backwardness of the ummah)tidak lain diakibatkan oleh berkembangnya cara berpikir dikotomis, seperti Timur Barat, ilmu-ilmu agama versus ilmu-ilmu seluler (nonagama). Oleh karena itu penulis menawarkan sebuah gagasan format pendidikan nondikoptomik dengan humanisme religius sebagai paradigma pendidikan Islam.
Menurut penulis terjadinya keterbelakangan umat Islam (the backwardness of the ummah)tidak lain diakibatkan oleh berkembangnya cara berpikir dikotomis, seperti Timur Barat, ilmu-ilmu agama versus ilmu-ilmu seluler (nonagama). Oleh karena itu penulis menawarkan sebuah gagasan format pendidikan nondikoptomik dengan humanisme religius sebagai paradigma pendidikan Islam.
Buku Konsep Mutu dalam Manajemen Pendidikan Vokasi ini menyajikan informasi seputar Total Quality Management (Manajemen Mutu Terpadu) beberapa kasus dan penelitian mengenai konsep mutu pendidikan vokasi, berikut metode evaluasinya.
Buku Konsep Mutu dalam Manajemen Pendidikan Vokasi ini menyajikan informasi seputar Total Quality Management (Manajemen Mutu Terpadu) beberapa kasus dan penelitian mengenai konsep mutu pendidikan vokasi, berikut metode evaluasinya.